Ketua PB-PGRI, DNK, Apresiasi Gerakan Sosial Yang Digagas FGHBSN

Kota Sukabumi, JURNALIS BICARA – Rantang Guru Honorer yaitu sodaqoh untuk fakir miskin, yatim piatu, dan orang yang membutuhkan yang digagas oleh FGHBSN (Forum Guru Honorer Bersertifikat Sekolah Negeri) Jawa Barat mendapat tanggapan dan apresiasi dari Ketua PB PGRI Dudung Nurullah Koswara (DNK).

Khusus kepada Ketua FGHBSN Rizki Safari, Ketua PB DNK mengaku salut dan kagum dengan langkahnya melakukan penggalangan dana untuk membantu sesama yang tengah membutuhkan.

Bagi DNK entitas guru honorer adalah guru yang “belum sempurna” penuh dengan dinamika keterbatasan dan harapan, namun ternyata ditengah keterbatasan dan dinamika harapan tersebut, dibawah kepemimpinan Rizki Safari, FGHBSN telah menunjukan karakter pendidikanya.

“FGHBSN hadir memberi solusi dan memberi berkah pada sesama,” ucap DNK kepada koransinarpagijuara.com, Jum’at (14/05/2021.

Dari gerakan penggalangan dana tersebut terkumpulnya sebesar Rp.25.800.000., (516 paket rantang) dari 364 Donatur, menurut Dudung ini adalah prestasi kemanusiaan yang luar biasa.

“Ini masalah rasa guru dan kemampuan manajreial kolektif entitas guru honorer, bila pemerintah dan masyarakat memandang seperempat mata pada keberadaan guru honorer nyatanya salah, mereka solutif dan bergerak tiada henti untuk pendidikan dan kemanusiaan,” ujarnya.

Dikatakan, kepedulian FGHBSN termasuk kepada Guru Susan yang mengalami kelumpuhan dan gangguan pada indera penglihatannya paska di vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu, bahkan sempat viral diberbagai laman media sosial, adalah sebuah bentuk empati sesama guru honorer.

“Jangan sampai guru ASN PNS malah abai dan tak punya empati pada entitas guru honorer. Akan menjadi “aib” dunia pendidikan bila terbalik. Misal guru honorer malah menyumbang guru PNS. Semoga tidak ! Ini hanya “kode keras” dariSaya. Guru PNS jangan kalah humanis dibanding guru honorer,” tuturnya.