Ragam  

Politeknik Negeri Bandung dan Universitas Langlangbuana Bersatu dalam Aksi Nyata: SMAN 1 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat Menjadi Sekolah Tanggap BencanaB

KAB.BANDUNG BARAT, jurnalisbicara.com – Dua Perguruan Tinggi terkemuka di Bandung, Politeknik Negeri Bandung dan Universitas Langlangbuana, dengan bangga mengumumkan kolaborasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam mendukung SMAN 1 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, untuk menjadi sekolah tanggap bencana.

Kolaborasi ini, yang dilaksanakan pada bulan Mei – September 2023, telah mencapai sejumlah tonggak penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa dan staf sekolah di SMAN 1 Padalarang. Kegiatan diawali dengan adalah diskusi awal kegiatan pengabdian, pembuatan peta rute evakuasi sekolah, pemasangan rambu mitigasi bencana, rekomendasi terhadap evaluasi struktur bangunan sekolah terkait tanggap bencana, hingga nantinya akan dilengkapi dengan kegiatan perancangan ruang luar tanggap bencana.

Diskusi Awal Kegiatan Pengabdian, memungkinkan semua pihak untuk berbagi pemahaman dan visi terkait dengan pembentukan sekolah tanggap bencana. Kegiatan Pembuatan Peta Rute Evakuasi Sekolah sebagai langkah kunci dalam memastikan keselamatan siswa dan staf sekolah dalam situasi darurat. Peta rute evakuasi yang disusun dengan cermat akan membantu semua orang dalam mencapai area yang aman. Dilengkapi dengan Pemasangan Rambu Mitigasi Bencana yang dilakukan di seluruh lingkungan sekolah untuk memberikan panduan visual yang jelas tentang tindakan yang harus diambil dalam situasi bencana.(Gambar 3)

Gambar 1 Kordinasi Tim Polban dan Unla dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Padalarang Lina S.Pd, MT (Kedua dari kiri foto kiri)
Selanjutnya Rekomendasi Terhadap Evaluasi Struktur Bangunan Sekolah Terkait Tanggap Bencana dilakukan oleh tim ahli dari Politeknik Negeri Bandung dan Universitas Langlangbuana. Rekomendasi ini akan memastikan bahwa bangunan sekolah memenuhi standar keamanan tertinggi. Diantaranya dengan dilaksanakannya pengujian destruktif pada salah satu bangunan (Gambar 2) Selanjutnya, kolaborasi ini akan dilengkapi dengan kegiatan perancangan ruang luar tanggap bencana, yang akan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi siswa dan staf sekolah.

Baca Juga :  Camat Pasawahan Tinjau Percepatan Vaksinasi Di Gerai Supermarket

Gambar 2 Pengujian Non Destruktif pada salah satu bangunan SMAN 1 Padalarang
Ir, Drs, Yulianto P. Krisologus MM, Ketua Tim PKM Politeknik Negeri Bandung, menyatakan, “Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Universitas Langlangbuana dan SMAN 1 Padalarang dalam upaya ini. Kolaborasi ini merupakan bukti nyata komitmen kami untuk menciptakan masa depan yang lebih aman bagi generasi muda.”

Tika Novis Putri, S.T., M.T, salah satu Tim PKM Universitas Langlangbuana, menambahkan, “Kami percaya bahwa dengan pendidikan, rencana mitigasi yang baik, dan kesiapsiagaan yang kuat, kita dapat mengurangi risiko dan dampak bencana di masa mendatang. SMAN 1 Padalarang akan menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain.”

Gambar 3 Pemasangan Peta Rute dan rambu evakuasi di SMAN 1 Padalarang
Tim PKM Politeknik Negeri Bandung (Yulianto P. Krisologus, Ridho Septian, M. Yunus Maulana, Yulia Widyaningsih, Risma Nur Indah), serta Tim PKM Universitas Langlangbuana (Tika Novis Putri, Dewi R Syahriyah, Musyofa) mengundang media dan masyarakat untuk turut serta dalam upaya kami untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa dan sekolah. Kegiatan kolaborasi ini diharapkan dapat diteruskan dan dilanjutkan dengan kegiatan pengabdian lainnya guna meningkatkan kapasitas masyarakat khususnya berkaitan dengan mitigasi bencana. (DENI HM)