Ragam  

Bacaan Lengkap Dzikir Nur Muhammad dengan Tulisan Latin dan Terjemahaannya

JURNALIS BICARA – Bacaan lengkap dzikir Nur Muhammad disertai dengan tulisan latin dan terjemahnya bisa Anda ketahui disini.

Dengan gratis dan juga lengkap dalam pengadaaan bacaan dzikir Nur Muhammad ini, bisa Anda lihat sepuasnya.

Selain itu juga, disini Anda akan mengetahui keutamaan dalam membaca dzikir Nur Muhammad yang sudah kami kemas secara singkat.

Dirangkum jurnalisbicara.com dari berbagai sumber pada Sabtu, 25 Maret 2023, berikut ini bacaan dzikir Nur Muhammad.

Baca Juga:Inilah Penjelasan Habib Lutfhi Tentang Keutamaan dan Keistimewaan Membaca Sholawat Nuril Anwar

Penciptaan nur muhammad berawal dari dzat wajibal wujud (Allah) yang masih tersembunyi, tidak di kenal, tidak diketahui, dan belum ada yang menyembah, dzat wajibal wujud (Allah) adalah sosok yang menzahirkan dzat nya sendiri dan ketika itu belum ada sesuatu apapun (waktu,masa,tempat,ruang,agyar) hanya diriNYA sendiri tiada yang lain, ketika itu dzat wajibal wujud (Allah).

Allah berfirman “aku adalah bagai istana yang tersembunyi tiada yang mengetahui dan tiada yang mengenal, maka aku membuat sesuatu yang lain agar aku bisa dikenal.”

Dari firman ini Allah teringin menciptakan sesuatu yang selain dirinya (kala itu Allah belum bernama Allah), maka Allah bertajalli dan terjadilah A’YAN KHORJIAH ketika itu Allah dzat wajibal wujud bernama AH (alif , ha’) lalu Allah bertajalli lagi dan muncullah A’YAN TSABITAH.

Baca Juga:Bacaan Sholawat Nuril Anwar Bacaan Latin, Arab Beserta Artinya

Ketika itu allah dzat wajibal wujud bernama HU (ha’ , waw) kemudian Allah bertajalli lagi dan terciptalah NUR MUHAMMAD, ketika itu lah dia dzat wajibal wujud bernama Allah.

Maka sekarang terciptalah sesuatu selain diriNYA yaitu ruang,waktu,tempat,dan makhluk yang baru tercipta yaitu nur yang orang orang sekarang disebut nur muhammad, kala itu nur muhammad belumlah bernama nur muhammad.

Baca Juga :  Apa Saja Keutamaan Membaca Doa Seribu Dinar? Simak Lengkap dengan Bacaan dan Terjemahnya Disini!

Ketika Allah hendak membuat dzat yang selain diriNYA untuk supaya dzat baru tersebut mengenal Allah, maka Allah mengambil segenggam dari nur sifat jamalNYA, lalu segenggam nur sifat jamalnya itu di genggam dan Allah berkata kepada segenggam nurNYA itu “KUNHI MUHAMMADAN” lalu terciptalah dzat baru yaitu nur yang bernama muhammad.

di alam ZATUL BUHTI itu hanyalah ada dua dzat saja yaitu Allah dan nur muhammad, keduanya serupa indah namun tak sama,tak sama namun serupa, ketika nur muhammad baru tercipta maka nur muhammad terpukau kagum dengan nur dzat yang ada didepanya itu yaitu nur dzatnya Allah, saking terpukaunya maka nur muhammad berkata :