Pengamat Kebijakan Publik Dan Pemerhati Lingkungan Lidikkrimsus DPK.Ko/kab Sukabumi Adji Sudrajat,DM,SH : “Persolan Sampah Solusinya Harus Di Tangani Serius Mulai Dari Hulu Sampai Hilir”

KAB SUKABUMI, jurnalisbicara com – Pasca aksi Bersih-bersih pantai di kawasan bibir Pantai Cibutun Sangrawayang selama 4 hari memang membuahkan hasil, dimana sampah sampah kain yang begitu banyak bisa dibersihkan berkat gotong royong bersama ribuan pegawai dan warga termasuk menggunakan alat berat, walau belum terlihat bersih maksimal namun sampah sampah sudah mulai bersih dan terlihat pemandangan pasir pantai yang begitu bersih pada pada hari Sabtu (7/10/2013).

Minggu (08/10) Bupati Sukabumi H Marwan Hamami bersama Dandim 0622 meninjau kembali lokasi pantai Sangrawayang,

Saat tiba dipantai Sangrawayang Bupati Sukabumi begitu terkejut melihat kondisi pantai yang sudah di penuhi oleh sampah plastik yang dihasilkan dari kegiatan sampah rumah tangga

“Kalau kemarin sampah di dominasi oleh sampah kain, dan kita susuri sungai yang menjadi beban pencemar agar mengetahui sampah kain berasal dari mana, hari ini coba kita lihat setelah pantai bersih kemaren sekarang pantai sangrawayang di penuhi sampah plastik”ucap bupati Sukabumi H.Marwan Hamami dengan menghela nafas saat melakukan monitoring dipantai Sangrawayang, minggu (08/10/2023)

H Marwan Hamami menjelaskan, aksi Bersih-bersih pantai yang dilaksanakan selama empat hari terhitung sejak tanggal 4 hingga 7 Oktober lalu di kawasan Pantai Cibutun sungguh membuahkan hasil yang diharapkan,

“Kemarin sudah bersih, sekarang sudah penuh lagi,” ucap bupati singkat,

sebelumnya kawasan ini didominasi sampah sisa kain potongan pabrik, namun saat ini serakan sampah didominasi dari sampah rumah tangga

“Kemarin hujan di wilayah utara sekitar 1 jam lah ngak lama, ini dimungkinkan sampah rumah tangga melalui sungai hingga terbawa ombak ke bibir pantai ini” jelasnya.

Bupati memaparkan, pengentasan isu sampah di kawasan tersebut tidak mudah, perlu penanganan yang tegas dari sisi kebijakan

Baca Juga :  Kepala Daerah di Jabar Disiplin Bayar Pajak, Bupati Anne Raih Penghargaan Bergengsi

“Sampah sampah dari aliran sungai akan terdorong ke pantai ini, dan ini muaranya” jelasnya

Ini perlu tindakan tegas, ucap H.marwan Hamami, dimana setiap masyarakat yang membuang sampah sembarangan baik pembuangan sampah ke sungai ataupun ke laut harus di tindak

“Sebab, apabila dibiarkan isu sampah akan selalu terjadi dan tidak akan pernah berhenti” ungkapnya

Menurut Bupati Ada dua langkah yang harus diterapkan dalam mengurangi isu sampah, diantaranya mengedukasi masyarakat agar memberhentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai maupun ke laut dan membuat aturan tegas bagi warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya

Bupati meminta, pemerintahan desa dapat mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama mengawasi oknum pembuangan sampah ke sungai maupun ke laut supaya tidak menimbulkan suatu polemik baru.

“Apabila dikemudian hari ditemukan masalah lingkungan, pemerintah desa untuk segera melaporkan kepada stakeholder terkait untuk segera ditindaklanjuti,” tandasnya.

Terpisah pengamat kebijakan sekaligus pemerhati kebijakan publik dan lingkungan di Kabupaten Sukabumi Abah Adji Sudrajat,DM,SH, menyebut, masalah sampah merupakan masalah bersama. Diperlukan penangan secara kolektif dan terintegrasi ,mulai dari Hulu sampai hilirnya.

” Perlu dibentuk main site kesadaran kolektif dalam penanganan persolan sampah ini.
Masyarakat harus merubah kebiasaan yang buruk, yang dilakukan secara turun temurun dan dilakukan berulang-ulang menjadi sebuah kebiasaan dan membentuk karakter.
Ini yang harus kita pecahkan bersama, bagai mana merubah karakter kebiasaan yang jelek atau kebiasaan cara membuang sampah tidak pada tempatnya,” saran Abah Adji.

Pemkab Sukabumi jangan pernah menutup diri dari kekurangan selama ini, terkait penanganan sampah yang tidak maksimal. Dan jangan pernah alergi terhadap kritik konstruktif dari elemen pemerhati lingkungan seperti Pandawara Grup dan komponen lainnya.

Baca Juga :  Milad Ke 59 PWRI, Wabup Sukabumi, "Purna Bhakti Bukan Halangan Untuk Berkarya Nyata"

Mari kita hari ini berbuat lebih giat,lebih serius dan lebih intens dalam penanganan sampah mulai dari Hulu sampai Hilirnya,ajaknya.(Sopandi)