Bupati Garut sebut Presidium KAHMI akan Berpengaruh dalam Situasi Politik di Suatu Tempat

24/10/2022 05:44

GARUT, Bupati Garut, Rudy Gunawan, menghadiri acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (23/10/2022).

Dalam sambutannya, ia bersyukur karena Kabupaten Garut bisa dijadikan tempat untuk mengadakan musyawarah wilayah dari MW KAHMI Jawa Barat. Apalagi, ia menilai jika KAHMI adalah salah satu organisasi yang bergengsi.

“Tentu KAHMI adalah organisasi yang sangat prestisius, bergengsi dan juga gagasan-gagasan pendapat-pendapatnya pasti akan mendapatkan sorotan-sorotan dari berbagai pihak,” ujar Bupati Garut.

Bahkan, ia menyebut di tahun politik nanti, siapapun yang menjadi presidium KAHMI akan mempengaruhi situasi politik di suatu tempat tersebut.

“Kita mengalami sekarang ini satu situasi di mana kita akan masuk dalam tahun politik, sehingga siapapun yang menjadi presidium KAHMI Nasional, Jawa Barat atau KAHMI di tingkat kabupaten, akan sangat mempengaruhi situasi politik di tempat itu,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MW KAHMI Jabar, Fahrus Zaman Fadhly, menuturkan jika acara rakorwil ini memang harus dilaksanakan sebagai kewajiban dari majelis wilayah. Terlebih, KAHMI akan menghadapi momentum politik di tahun 2024.

“Kita akan menghadapi Pemilu (pemilihan umum) legislatif dan eksekutif, yang menuntut perhatian besar daripada alumni HMI, begitu juga bulan depan kita akan menghadapi musyawarah nasional KAHMI ke-11 yang akan berlangsung di Palu pada tanggal 23 hingga 27 November 2022,” tutur Fahrus.

Ia mengungkapkan acara ini juga merupakan wahana kepada seluruh alumni HMI untuk merumuskan gagasan-gagasan substantif bagaimana membangun, membawa KAHMI ke depan, terutama bagaimana KAHMI bisa berperan lebih konkret, lebih berkualitas, dan lebih berarti bagi masa depan bangsa.

“Kita tahu bersama bahwa keadaan bangsa kita ini di semua sektornya mengalami boleh dibilang degradasi, di sektor moral, di sektor politik, di sektor keamanan, di sektor ekonomi lebih-lebih lagi mengalami banyak persoalan, karena itu Majelis Kahmi Jawa Barat memandang penting acara ini untuk segera dilaksanakan, apalagi dalam konteks munas pada tanggal 27 ini adalah deadline pengajuan calon presidium majelis nasional, jadi itu yang paling penting,” tandasnya.

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x