Evaluasi Pembelajaran Dimasa Pandemi, Pemkot.Cimahi Gelar Rakor Bidang Pendidikan Tahun 2021

25/10/2021 17:14

KOTA CIMAHI, jurnalisbicara.com – Tidak dapat dipungkiri pandemi Covid-19 berdampak begitu besar pada berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah dalam aspek pendidikan. Upaya pencegahan penularan virus Corona dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru yang salah satunya mengharuskan masyarakat untuk menjaga jarak dan membatasi kegiatan sosial menyebabkan kegiatan beajar mengajar tidak dapat dilakukan secara langsung.

Penerapan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi alternatif kegiatan belajar mengajar di masa pandemi.

Seiring dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama 4 Menteri mengenai panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19, Kota Cimahi telah melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebagai upaya untuk penyempurnaan kegiatan belajar mengajar di masa Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Cimahi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Tingkat Kota Cimahi Tahun 2021 bertempat di Cimahi Technopark pada hari Senin (25/10).

Ketua Pelaksana Kegiatan Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Maria Fitriana mengungkapkan bahwa tujuan dari rapat koordinasi ini adalah untuk mengkoordinasikan antara perangkat daerah dengan pihak sekolah mengenai PTMT, sosialisasi protokol kesehatan di sekolahan di masa pandemi Covid-19 serta evaluasi pelaksanaan PTMT di sekolah.

Untuk mendapatkan hasil yang komprehensif dan menyeluruh, kegiatan Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Tingkat Kota Cimahi melibatkan berbagai pihak, yakni Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Kementerian Agama Kota Cimahi, Kepala Sekolah, Bidang Kesra Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, hingga Komite Sekolah.

Membuka secara resmi Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Tingkat Kota Cimahi Tahun 2021, Plt. Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana menyebutkan bahwa adanya penurunan hasil belajar peserta didik selama sistem PJJ diterapkan.

Penurunan hasil belajar peserta didik terjadi karena berbagai hal seperti belum meratanya akses fasilitas pendukung belajar, baik karena faktor wilayah ataupun karena latar belakang sosial ekonomi orang tua. Hal ini memberikan dampak negatif bagi peserta didik diantaranya ancaman putus sekolah, penurunan capaian belajar, kendala tumbuh kembang anak serta tekanan psikososial dan kekerasan terhadap anak.

PTMT diharapkan menjadi solusi kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 dengan berbagai catatan seperti tersedianya sarana prasarana kegiatan pembelajaran, infrastruktur kebersihan yang memadai, vaksinasi yang lengkap bagi seluruh tenaga pengajar, dan kesiapan orang tua peserta didik.

Ngatiyana menyampaikan bahwa Kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama dalam PTMT ini, “Kesehatan dan keselamatan wajib menjadi pertimbangan dalam menetapkan kebijakan PTM pada masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

“Oleh karena itu, satuan pendidikan harus menyiapkan alternatif PTM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan atau PJJ sehingga orang tua atau wali peserta didik dapat memilih PTM atau PJJ bagi anaknya,” lanjut Ngatiyana.

Ngatiyana juga berpesan kepada seluruh warga satuan Pendidikan untuk menjaga protokol Kesehatan selama melakukan PTMT, “Yang paling utama adalah penegakan protokol Kesehatan, jangan sampai terjadi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah atau tempat-tempat Pendidikan,” ujarnya.

Ia bahkan mengatakan dengan tegas apabila ditemukan kasus positif aktif Covid-19 di lingkungan sekolah maka Kepala Dinas dan Perangkat Daerah berhak untuk menghentikan kegiatan PTMT, meskipun sampai dengan saat ini di Kota Cimahi belum ada laporan konfirmasi positif Covid 19 selama pelaksanaan PTM”.

Ngatiyana pun berharap dengan diselenggarakannya Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Tingkat Kota Cimahi dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penyempurnaan kegiatan belajar mengajar di masa pandemi Covid-19, “Rapat koordinasi ini untuk evaluasi pembelajaran tatap muka, sehingga dengan adanya evaluasi ini menjadi perbaikan-perbaikan dari proses belajar mengajar di satuan Pendidikan di Kota Cimahi.”

“Insya allah pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada satuan pendidikan dalam bentuk pendampingan penyelenggaraan PTM serta melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan PTM pada masa pandemi covid-19,” tutup Ngatiyana.

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x