Kejari Jeneponto Tingkatkan Ke Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Sapi dan Mafia Pupuk

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto Ilma Ardi Riyadi, SH, MH. Foto. Istimewa, Rabu (3/5/2023).

JENEPONTO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan meningkatkan penanganan dua kasus dugaan korupsi dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Pertama, perkara dugaan korupsi penyimpangan dalam pelaksanaan pengadaan dan pendistribusian bantuan sapi untuk korban banjir bandang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jeneponto Ilma Ardi Riyadi, SH, MH kepada awak media, Rabu (3/5/2023).

Ardi menjelaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemda Jeneponto tahun 2022 mengalokasikan anggaran sekitar 1, 2 Milyar untuk pengadaan 150 Ekor sapi yang disalurkan kepada penerima manfaat korban bencana alam di Kabupaten Jeneponto.

“Jadi pihak penyidik sebelumnya sudah memeriksa sekitar 20 orang dari berbagai pihak, terkait kasus sapi,” dan dari hasil pemeriksaan telah diperoleh dua alat bukti, sehingga penanganannya dinaikkan ketahap penyidikan, tegasnya.

Baca Juga :  Terkait Progres Pengawasan, Komisi III DPRD Jeneponto Tinjau Proyek Sumur Bor di Bontoa