Bersama Tiga Pilar, Danramil 13/Semarang Selatan Terus Ingatkan Protokol Kesehatan

01/02/2021 05:25

Giat PKM Kecamatan Semarang Selatan di Pasar Mrican Semarang Selatan. Senin (01/02/2021).

Arahan Presiden untuk terus mengampanyekan dan sosialisasi masif 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) kepada para keluarga, terutama perempuan dan anak yang ada di seluruh tanah air ini”

SEMARANG, JURNALISBICARA.COM, Mobilitas, interaksi penduduk yang tinggi, keramaian kerumunan ini terbukti dalam riset studi epidemiologi terakhir menjadi pemicu ledakan-ledakan kasus perburukan pandemi di satu negara atau wilayah.

Terkait sosialisasi Protokol Kesehatan dalam Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) ini, Danramil 13/Semarang Selatan Mayor Inf Rahmatullah, AR.SE,M.M mengatakan kami sebagai Satgas Covid-19 Semarang Selatan berharap masyarakat untuk sadar diri atas bahaya penularan virus corona. Lakukan menambah strategi pencegahan dari 3M menjadi 5M yakni menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Sosialisai 5M ini harus selalu di galakkan. Mengingat pandemi ini tak kunjung berakhir. Jadi perlu adanya kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Mayor Inf Rahmatullah saat usai pimpin apel persiapan sosialisasi penegakkan protokol kesehatan di Kantor Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (01/02/2021)

“Diingat ya, bukan berarti kalau orang sudah di vaksin terus kemudian seenake dewe. Saya ke mana-mana masih tetap pakai masker, masih bengak-bengok,” ucap Danramil.

“Yang kami lakukan, agar pemilik usaha agar mentaati protokol kesehatan, membubarkan masyarakat yang berkerumun dengan cara humanis dan tentunya kami tetap memberikan teguran bila tidak mentaati protokol kesehatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung, S.H., M.H., bahwa wilayah Semarang Selatan yang terpapar Covid-19 semakin meningkat, agar masing-masing Kelurahan mendirikan Kampung Siaga Candi Hebat.

“Kampung Candi Hebat merupakan konsep untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, membangun semangat bersama di kalangan masyarakat agar lebih waspada terhadap virus corona, untuk menciptakan solidaritas sesama masyarakat, dan tentunya berharap dapat meminimalisir dampak sosial ekononi masyarakat dimasa pandemi ini.

“Kami lakukan patroli sehari tiga kali, sasaran kita adalah pasar tradisional, mall, toko-toko dan pada malam hari kita sasar di wilayah yang memiliki potensi keramaiannya seperti warung makan warteg, angkringan semua harus tutup sebelum jam 10 malam,” tandasnya.

Dalam kegiatan sosialisasi protokol kesehatan hari ini ke Pasar Petrongan dan Pasar Mrican serta diikuti oleh para Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satpol PP.

Patroli PKM yang terus dilaksanakan membuat masyarakat semakin sadar dan faham akan pentingnya protokol kesehatan terutama saat kegiatan di luar rumah wajib memakai masker guna memutus rantai penyebaran Covid-19. (er/jok)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x