BRI di Demo : Ini 9 Poin Petisi Mantri BRI se-Kanwil Bandung

12/02/2021 17:09

TASIKMALAYA, JURNALISBICARA.COM- Para pegawai Bank BRI, yang bertugas sebagai marketing dan analis mikro (mantri) sudah memberikan petisi untuk Pimpinan kantor wilayah Bandung.

“Kami para mantri sudah melayangkan petisi kepada pimpinan di Kanwil Bandung. Ada 9 poin yang harus dipenuhi,” ujar salah seorang mantri Bank BRI asal Tasikmalaya yang enggan disebutkan namanya, Kamis (11/2/2021).

Menurutnya, petisi sudah diberikan saat demonstrasi ke Bank BRI Kanwil Bandung, Rabu (10/2/2021). “Iya, diberikan pas demo,” ucap seperti di kutip Ayo Bandung.

READ ALSO

Berikut Petisi Mantri se-Kanwil Bandung:

1. Sistem mutasi harus didasarkan pada kebutuhan perusahaan dan atau pengembangan karier pekerja. Apakah mutasi tersebut bisa jadi motivasi pekerja atau malah sebaliknya.

Mutasi yang terjadi sekarang ini lebih mengarah kepada intimidasi tanpa bertujuan untuk pengembangan karier ataupun kebutuhan bisnis perusahaan.

Mutasi yang terjadi cenderung membuat posisi pekerja tidak nyaman sehingga membuat pekerja itu demotivasi (resign/mangkir). Untuk ke depannya tidak ada lagi pekerja yang di mutasi antara cabang tanpa pembinaan dan alasan yang jelas.

READ ALSO


2. Strategi pencapaian target RKA harus proporsional dan sesuai dengan hari kerja bukan memaksakan target RKA harus beres dalam 3 bulan atau 6 bulan, kecuali ada kesepakatan motivasi yang tidak dipaksa antara pemimpin unit kerja (kaunit) dengan mantrinya.

3. Lembur diberlakukan cukup minggu ke-4 didasari dengan surat perintah lembur (SPL) dan dibayarkan upah lembur sesuai dengan ketentuan yang berlaku maksimal satu minggu setelah lembur dilaksanakan.

Adanya istilah extratime atau menambah jam kerja dan istilah lainnya di luar istilah kerja lembur adalah bentuk upaya pihak manajemen menghindari pembayaran upah lembur.

READ ALSO

4. Cuti adalah hak setiap pekerja dalam suatu perusahaan tanpa ada syarat lain yang harus dipenuhi di luar lembar pengajuan cuti tersebut.

5. Sistem vicon yang dilakukan Kanwil Bandung diharapkan sebagai ajang evaluasi dan motivasi terhadap pekerja, bukan sebagai ajang merendahkan dan mengancam pekerja (body shaming/ bullying) serta waktu zoom meeting harus dievaluasi jangan sampai larut malam. Sebagai usulan waktu zoom meeting dari pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB.

6. Di masa pandemi corona ini jam kerja harus disesuaikan dengan peraturan pemerintah pusat dan daerah. Sistem WFH harus diberlakukan jika pekerja positif Covid-19 wajib swab negatif 2 kali jeda 4-7 hari.

READ ALSO

7. Untuk pekerja yang sudah di TOB harap dimutasikan kembali ke cabang asal atau cabang terdekat domisili.

8. Semua pekerja tanggung risiko (1 dipanggil semua turun).

9. Kami menuntut mundurnya pimwil dan wapimwil karena kepemimpinan mereka otoriter. Bahkan kepemimpinan mereka tidak memberi kesempatan kepada pekerja untuk berubah, padahal sistem manajemen kinerja (SMK) baru bisa dievaluasi setelah setahun pekerja bekerja.

Sebelumnya, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan tahun ini perseroan akan terus fokus untuk melakukan pendampingan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tengah berjuang untuk bangkit di tengah pandemi.

“Selain fokus untuk membangkitkan UMKM, juga akan terus menjadi partner strategis pemerintah dalam kaitannya penyaluran berbagai stimulus dengan tujuan untuk meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat,” tambah Supari sembari berdialog dengan para tenaga pemasar mikro BRI atau biasa disebut mantri di BRI Tower Bandung, Rabu (10/2/2021).

Dalam salah satu upayanya membantu para pelaku usaha mikro, Bank BRI menerjunkan para ‘mantri’ ke berbagai daerah di Indonesia. Tugas mereka adalah untuk memberikan pendampingan bagi para pelaku wirausaha kecil. (Red/Jubir).***

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x