Forum Komunikasi Pemuda Desa Tino (FPKDT), Kelompok Tani Pemuda Milenial, Renaisans” dan Literasi Tarang Ati, Adakan Diskusi Publik

KAB.JENEPONTO, jurnalisbicara.com – Diskusi Publik dengan tema ” Urgensi Merajuk Demokrasi Berbasis IPTK ( Ilmu Pengetahuan ) dikalangan Masyarakat Desa Tino digelar  Forum Komunikasi Pemuda Desa Tino (FPKDT), Kelompok Tani Pemuda Milenial, Renaisans” dan Literasi Tarang Ati, Sabtu (06/05/2023).

Diskusi ini dhadiri kurang lebih 200 orang peserta ,turut dihadiri Kepala Desa Tino, H.Hamzah S.Pd, Camat Tarowang Taufik,S.Sos,MM, anggota DPRD Dapil V, Abbas Lawa dan Kaharuddin Gau (KG), unsur Dusun, RK, dan BPD Desa Tino, Kurniawan atau disapa Akur.

Apresiasi sekaligus antusias masyarakat Desa Tino dalam kegiatan ini menjadi penopang acara diskusi publik berlansung dengan meriah.

Kepala Desa Tino H.Hamzah,S.Pd, dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir termasuk kepada Ketua Panitia sekaligus Ketua Umum FPKDT Mawardi, Amd,Kep. Demisioner sekaligus Ketua Ketua Literasi Tarang Ati, Kelompok Tani Pemuda Milenial “Renasisens” Sdr Darwis yang sekaligus menjadi pemantik dalam Diskusi publik ini .

Dalam kesempatan tersebut Camat Tarowang berharap kehadiran para anggota Dewan dan Bacaleg Kr.Rita bisa membawa berkah.

Atas nama Pemerintah Kec.Tarowang, ia  mengapresiasi Pemerintah Desa Tino yang jiwa muda dan semangat yang berapi- api menjadi bukti , pemuda hari ini mampu menjadi garda terdepan untuk melakukan hal-hal baik .

“Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini selalu memberikan harapan besar kepada kita semua,” ucapnya.

Dikatakan, jajaran panitia menjadikan agenda diskusi publik ini sebagai langkah awal untuk mensosialisasikan, memahamkan dan sebagai upaya strategis memberikan Pendidikan politik kepada masyarakat khususnya di Desa Tino.

“Ada banyak hal yang harus di perhatikan bersama, mulai dari sektor pelayanan publik, penyediaan sarana prasarana, pembangunan infrastruktur dan perhatian terhadap anak muda, masyarakat serta SDA yang perlu diolah dengan baik untuk itu kami mengajak Pemerintah Daerah sebagai eksekutif dan DPRD sebagai legislatif dan beberapa unsur untuk memberikan ruang ekspresi dengan nuansa IPTEK,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelantikan Dewan Adat Kerajaan Tarowang, Ditandai Dengan Pesta Adat Jene - Jene Sappara

Sementara Andi Andrianti Latippa, SH, Kr Rita, Bacaleg Propinsi Sulsel dari Partai Gerindra mengaku tidak ingin berjanji, namun meskipun demikian dirinya memiliki keinginan dan kemauan untuk melakukan banyak hal di wilayah selatan ini khususnya di Desa Tino Kec.Tarowang Kab.Jeneponto.

“Desa ini (Tino) memiliki SDM unggul, pemudanya cerdas-cerdas dan karenanya saya berharap diskusi ini tidak sampai di malam ini saja,akan tetapi berlanjut dan ada pertemuan khusus yang bertujuan mendiskusikan lebih dalam lagi apa-apa hal krusial diwilayah Selatan Provensi Sul-Sel,” ucapnya.

Selanjutnya, anggota DPRD Jeneponto dari Dapil V Kaharuddin Gau (KG) dan Abbas Lawa menyatakan bahwa, Diskusi public ini menjadi yang pertama di Kab. Jeneponto yang dipelopori oleh anak muda.

“Jika dilihat dengan hal demikian, Desa Tino Kec. Tarowang kab. Jeneponto memiliki generasi unggul yang perlu diberikan ruang yang lebih dalam hal pengembangan Skil dan Ilmu Pengetahuan itu sendiri,” katanya. (Iskandar)