Global Corruption Watch Apresiasi Ditreskrimsus Polda Sulsel Terobosan Aplikasi Pengaduan Tipikor

21/09/2021 12:10

MAKASSAR, jurnalisbicara.com – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri membuat terobosan dengan mencanangkan sistem aplikasi terintegrasi yang bertujuan untuk optimalisasi pengawasan Tindak Pidana Korupsi di Provinsi Sulawesi Selatan. Sebagai tahap awal langkah sosialisasi direktur reserse kriminal Khusus menghadiri Coffe Morning Pemprov Sulsel, Senin, (20/9/2021).

Kehadirannya dalam rangka mensosialisasikan Optimalisasi Pengawasan Tipikor Melalui Kebijakan dan Sistem Terintegrasi Menuju Sulawesi Selatan Bebas Korupsi, dengan tujuan pembuatan aplikasi khusus pengaduan terkait Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kombes Pol Widoni menjelaskan, pihaknya akan melakukan kolaborasi kebijakan dan pengawasan dugaan adanya Tipikor dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintahan (APIP) Sulsel, dan Kejaksaan Tinggi Sulsel.

“Kebijakan tersebut juga akan didukung pemanfaatan teknologi informatika yang akan menjadi support system dalam optimalisasi pencegahan tipikor di Sulsel. Secara internal, akan dibuat sistem aplikasi yang mengintegrasikan data antara Ditreskrimsus Polda Sulsel, dengan APIP Sulsel, dan Kejaksaan Tinggi Sulsel,” Tuturnya, Senin, (20/9/2021).

Dalam proyek perubahan ini, lanjut Kombes Pol Widoni, akan dilakukan optimalisasi pengawasan tindak pidana korupsi dengan cara dibuatnya kebijakan pendukung yang mengikat dan kolaboratif, didukung dengan kemampuan dalam digital leadership yang tepat sesuai era revolusi industri 4.0 saat ini, dan membangun sebuah sistem pengawasan yang terintegrasi.

“Dengan kebijakan ini, maka upaya pengawasan Tipikor akan dapat berjalan dengan optimal menuju Provinsi Sulawesi Selatan bebas korupsi,” jelasnya.

Sebagaimana sebelumnya Ditreskrimsus melaksanakan FGD ( Focus Group Discussion) yang berlangsung di Aula Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, dimana pada kegiatan tersebut diundang dari berbagai unsur, dari Ulama, Akademisi, Pegiat Anti Korupsi, Pers, Pengusaha, dll.

Pada, kesempatan terpisah, Saprianto, Aktivis yang juga Ketua Global Corruption watch (GCW) menyampaikan apresiasinya terhadap langkah dan terobosan Direktur Reserse Kriminal Khusus membuat Aplikasi Terintegrasi tersebut.

” Saya kira ini sangat bagus, untuk upaya optimalisasi pengawasan dan pencegahan tindak pidana korupsi di Indonesia, dan di Sulawesi Selatan pada Khususnya,” tutur Anto.

GCW sangat mendukung dan mensupport program Pak Dirkrimsus, tentu semua pihak harus saling sinergi dan berelaborasi untuk memaksilkan serta mewujudkan kebijakan ini, kedepannya siapapun penerus Abang Widoni, program ini penting dan perlu berkelanjutan pungkas Anto dalam Forum diskusi FGD yang dilaksanakan Ditreskrimsus Polda Sulsel beberapa hari lalu tutupnya kepada media jubir (Maxi).

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x