HR. Imran Wardhani Dilantik Menjadi Kadishub Kota Sukabumi Bersama Lima JPT dan Direktur RSUD Syamsudin SH

13/01/2023 18:01

KOTA SUKABUMI, jurnalisbicara.com – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengambil sumpah dan melantik Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Direktur UOBK RSUD R Syamsudin SH, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Kamis (12/01/2022) bertempat di Gedung Juang Kota Sukabumi.

Adapun Pejabat yang di lantik diantaranya, HR. Imran Wardhani sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Agus Wawan Gunawan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Ayi Jamiat, Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, serta Andri Firmansyah, Asisten Pemerintahan dan Kesajahteraan Rakyat Setda Kota Sukabumi.

Selanjutnya, Endah Aruni, Staf Ahli bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Sony Hermanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, dan Adrian Hariadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan.

Selain itu, juga dilantik 27 pejabat Eselon III, 62 Eselon IV, 30 Jabatan Fungsional Setara Eselon IV, 1 Kepala Puskesmas, 1 Kepala Sekolah TK dan 1 Kepala UPTD SKB Disdik.
Dalam sambutanya, Wali kota Sukabumi menyampaikan, para pejabat yang dilantik dapat menjadi aparatur yang adaptif, responsip, santun, inovatif, kreatif, dan menjadi perekat atau pemersatu.

Ditambahkannya, Sebuah organisasi perlu terus melakukan perubahan, agar tidak kehilangan relevansinya dalam siklus kehidupan. Organisasi sekecil apapun melakukan proses perubahan apalagi organisasi pemerintahan, sehingga promosi, rotasi dan mutasi adalah sesuatu yang lumrah dalam perjalanan organisasi.

Wali Kota mengharapkan, agar aparatur amanah berkinerja lebih baik dan berkomitmen melayani masyarakat.

Ia juga menitipkan harapan kepada para pejabat yang dilantik, pertama, jadilah aparatur yang responsive, terutama menjalankan reformasi birokrasi dan mendorong SDM tangguh berkarakter dengan nilai-nilai kesantunan, adaptif dan memberikan pelayanan yang simpel dan tidak mempersulit pelayanan kepada warga.

Aparatur juga harus inovatif dan kreatif. Ketiga, aparatur solutif menghadapi tantangan global yang sangat luar biasa, bukan hanya pelayanan publik atau birokrasi, pendidikan dan perekonomian, aparatur juga sebagai perekat dan pemersatu antara satu dengan lainnya. Seorang aparatur juga dituntut memiliki sikap problem solver buka sebagai trouble maker.(ida)

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x