Bupati Garut Temui Dirut PT. KAI Terkait Reaktivasi Jalur KA di Kabupaten Garu

JAKARTA, Seusai pelaksanaan Apel Gabungan di Lapang Sekeretariat Daerah (Setda) dan melantik beberapa pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut, Bupati Garut, Rudy Gunawan, bertolak langsung ke Ibu kota Indonesia, Jakarta, untuk melakukan pertemuan dengan Direktur Utama (Dirut) Perseroan Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, terkait wacana pengoperasian Stasiun KA Garut pada Juni mendatang, yang dihelat di Gedung JRC (Jakarta Railway Centre) Lantai 4, Jalan Ir. H. Juanda 1B No. 8-10 Jakarta Pusat, Senin (26/4/21).

Dalam pertemuan ini Bupati Garut beserta Dirut PT. KAI membahas beberapa hal yang berkaitan dengan reaktivasi jalur kereta api di Kabupaten Garut, mulai dari rencana peresmian stasiun, rencana rute rangkaian kereta, pembahasan tarif, dan lain sebagainya.

Selain membahas hal-hal teknis yang berkaitan dengan stasiun KA Garut, Bupati Garut juga sempat membahas fasilitas dan sarana penunjang jika jalur KA Garut kembali beroperasi, seperti rencana paket wisata yang di dalamnya termasuk acara-acara olahraga seperti goat run atau golf ataupun cross country. Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran pejabat PT. KAI sempat disinggung pula rencana pembangunan jalan layang atau flyover Bunisari di Kecamatan Malangbong. Hal ini dibahas menyusul hampir rampungnya pembangunan atau reaktivasi Stasiun KA Garut yang sudah hampir 30 tahun tidak aktif.

READ ALSO

Terlebih ada harapan dari Bupati Garut, yang merencanakan peresmian Stasiun KA Garut diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan, Selasa (27/4/2021), bahwa pemerintah pusat sangat berharap, dengan reaktivasi jalur KA ini bisa mendorong pertembungan sektor wisata di Kabupaten Garut.

“Terlebih pemerintah pusat meminta kepada saya selaku Bupati Garut agar mempersiapkan destinasi wisata baru dengan semua infrastrukturnya agar bisa menarik wisatawan utk berkunjung ke Garut tentu dengan menggunakan rangkaian yang sementara kereta dari Jakarta dan Bandung,” tuturnya. (Ags/Jubir).***

Baca Juga :  Takziah ke Rumah Duka Habib Zen Bin Umar, Kapolri: Beliau Saya Anggap Ayah Sendiri