Perbasi Jabar Tetapkan Batas Usia Maksimal 20 Tahun, Pada Porpov XIV 2022

15/03/2021 08:19

BANDUNGBabak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 Jawa Barat cabang olahraga bola basket akan dilangsungkan di Kota Bandung dan Kota Cirebon, yang akan berlangsung pada bulan Juli 2021 mendatang. hal tersebut diutarakan pejabat sementara ketua umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jabar, Saeful, pada saat Rapat Koordinasi Pengprov Perbasi Jabar dan Pengcab Perbasi Jabar, yang digelar di Hotel Grand Pasundan, Jln Peta Bandung, Sabtu (13/3/2021).

“Untuk babak kualifikasi bola basket rencana akan digelar pada bulan Juli nanti dan kami menggelar di dua tempat di Kota Bandung dan Kota Cirebon,” ungkap Saeful, didampingi Sekertaris Umum Perbasi Jabar, Sadewo, disela-sela kegiatan.

Dalam babak kualifikasi sendiri Saeful menjelaskan ada lima wilayah dengan dibagi untuk Kota Bandung ada tiga wilayah dan untuk di Cirebon hanya dua wilayah.

“Untuk Kota Bandung meliputi wilayah 1, 2, dan 5, sedangkan untuk pertandingan yang di wilayah Cirebon hanya wilayah 3 dan 4 saja,” tegasnya.

READ ALSO

Untuk pembagian wilayah sendiri, untuk wilayah 1 terdiri dari Kota Bogor, Kab Bogor, Kota Sukabumi, Kab Sukabumi, Kota Depok, dan Kab Cianjur, wilayah 2, Kota Bekasi, Kab Bekasi, Kab Purwakarta, Kab karawang, dan Kab Subang, wilayah 3 Kota Cirebon, Kab Cirebon, Kab Kuningan, Kab Indramayu, dan Kab Majalengka, Wialyah 4, Kota Banjar, Kab Ciamis, Kab Tasikmalaya, Kab Garut, dan Kab Pangandaran, dan wilayah 5 terdiri dari, Kota Bandung, Kab Bandung, Kab Bandung Barat, Kota Cimahi, Kab Sumedang.

Saeful juga mengutarakan untuk babak kualifikasi sendiri dibatasi kelahiran 2002, hal ini untuk mengacu kepada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang.

“Pastinya kita memberlakukan batasan umur dalam babak kualifikasi nanti dan ini mengacu ke PON nanti dan batasan usianya kelahirain 2002,” tegasnya.

Sementara itu, Saeful menegaskan kalau Pengprov Perbasi tetap berjalan dengan ketidak hadiran Ketua Umum Pengprov Perbasi Jabar, yang sedang terkena dugaan OTT sebagai walikota Cimahi.

“Roda organisasi tetap berjalan ada atau tiadanya Ketua kita tetap bejalan, dimana saat ini di Pengprov Perbasi Jabar sedang ada dinamika terjadi miss komunikasi dan alhamdulillah semua program tetap berjalan, tidak ada alasan ketua umum tidak ada, kita tetap berjalan,” ujarnya.

Sementara itu wakil sekertaris umum KONI Jabar, Aan Johana mengatakan kalau Perbasi Jabar sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Perbasi Jabar dengan menggelar rapat koordinasi, dengan demikian di Perbasi Jabar ini roda organisasi tetap berjalan dengan baik.

“Perbasi Jabar selama ini tetap berjalan disaat ketua umumnya sibuk dengan kegiatan sebagai Walikota Cimahi dan sekarang dengan adanya permasalah terkait dengan hukum, roda organisasi berjalan dengan baik, buktinya ini bisa menggelar rapat koordinasi,” pungkasnya. (Red/Din).***

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
4 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x