Warga Jeneponto Antusias, Menteri Pertanian Hadiri Panen Raya

17/04/2021 05:08

Tampak Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, saat kunjungan ke Kabupaten Jeneponto. Jum’at, (16/04/2021).

JENEPONTO – Menteri Pertanian RI, Prof.Dr.H.Syahrul Yasin Limpo, SH.,MH kunjungi Desa Kayu Loe Barat, Turatea, Kabupaten Jeneponto. Jum’at, (16/04/2021). Dalam rangka menghadiri panen raya.

Rombongan Menteri, disambut oleh Bupati Jeneponto, Drs.H.Iksan Iskandar,M.Si bersama Wakil Bupati Jeneponto, H.Paris Yasir, Forkopimda, Ketua DPRD, Seketaris Daerah, Kajari, dan Para Kepala SKPD lingkup Pemkab.Jeneponto.

Bupati Iksan Iskandar dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan Menteri Pertanian bersama rombongan.

Dirinya pun mengucapkan terimakasih, atas bantuan yang dialokasikan ke Pemkab Jeneponto.

“Terima kasih atas bantuannya dari Kementerian Pertanian yang dialokasikan untuk Kabupaten Jeneponto, ini untuk mendukung pembangunan sektor Pertanian,” tutur Iksan Iskandar.

Bupati berharap dimasa panen tersebut, stabilitas harga tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati hasilnya.

“Ada sekitar 37.000 hektar lahan siap panen, semoga stabilitas harga khusus jagung sesuai (Kepmen) tetap diatas  Rp. 3.000. Ini bisa dinikmati oleh petani,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, pihaknya mengatakan terharu atas sambutan masyarakat Jeneponto.

“Luar biasa, meski mendadak tetap aja disambut meriah. Sebenarnya, sengaja kita diam-diam biar tidak ramai,” tutur Mantan Gubernur Sulsel dua periode pada JURNALIS BICARA. Jum’at, (16/04/2021).

Ia pun berharap agar pertanian di Kabupaten Jeneponto dapat lebih maju dari yang ada sekarang ini. 

“Pertanian disini, seharusnya sudah difokuskan pada hilirisasi, agroindustri. Sehingga semakin menguntungkan,” ucapnya.

Dia berpesan, efektivitas dalam pola tanam. Sehingga tidak harus monoton pada tanaman padi. Pasalnya, masih banyak tanaman produktif lain seperti halnya kacang hijau.

Diakuinya, kondisi perekonomian mengalami minus akibat pandemi Covid-19. Kendati demikian, sektor pertanian justru tumbuh positif,

“Sektor pertanian harus maju, bergeliat dan berkembang. Karena 273 juta penduduk Indonesia, perlu ketahanan pangan. Ini tugas kami berinovasi, memberikan solusi pertanian Indonesia lebih produktif dan berdaya saing,” tutup Menteri Pertanian.

Dalam Kunjungan tersebut, turut hadir Dirjen Tanaman Pangan, Dr.Ir.Suwandi, Dirjen Perkebunan, Dr.Ir.Kasdi Subgyono, M.Sc. dan seluruh penyuluh, kelompok tani (Poktan) se- Kabupaten Jeneponto. (Yani/Awing-Jubir).***

Editor : Reza

Rekomendasi Anda

banner-single-post2
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Terkini Lainnya